Pengikut

Jumaat, April 29, 2011

MENYESAL kerna menjadi manusia!


AL-QURAN terkandung sejarah zaman lampau, juga gambaran masa depan di negeri akhirat kelak.  Untuk apa semua ini kepada umat Islam?  Tidak lain sebagai peringatan daripada sejarah dan ancaman nasib masa depan!

Mari kita perhatikan gambaran masa depan yang dinyatakan oleh Allah.  Gambaran ini suatu yang pasti berlaku dan satu ancaman paling besar kepada setiap muslim yang mengaku beriman kepada Allah dan rasul-Nya.

Maksud surah al-Hijr ayat 2:  Orang-orang kafir itu seringkali (kelak di akhirat) menginginkan sekiranya mereka dahulu (sewaktu di dunia) menjadi muslim.

Maksud surah  an-Naba ayat 40:  sesungguhnya Kami telah memberi peringatan kepada kamu (orang kafir) azab yanag dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua-dua tangannya, dan orang kafir berkata  “Alangkah baiknya andai dahulu (sewaktu di dunia) aku menjadi tanah (sahaja).”

Maksud surah as-sajadah ayat 12: Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepala di hadapan Tuhannya (mereka merayu) “Ya Tuhan kami, (sekarang di akhirat) kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah (ke dunia) nescaya kami akan mengerjakan kebajikan.  Sesungguhnya kami sekarang telah yakin.”

Allah memaparkan imej manusia pada masa depan di akhirat semata-mata sebagai ancaman kepada kita yang membaca al-Quran, yang beriman pasti berlakunya hari akhirat sebagai medan pembalasan baik dan buruk.  Tentulah Allah mahukan mereka yang muslim (beriman kepada Allah dan rasul-Nya) bersiap sedia sewaktu di dunia ini lagi supaya tidak menjadi seperti orang-orang kafir dan ahli maksiat.  Orang-orang kafir dan ahli maksiat sebenarnya telah mendapat peringatan di dunia ini mengenai zaman pembalasan di akhirat, tetapi mereka memperolok-olok adanya zaman itu, atau mereka merasakan zaman pembalasan itu sebagai tidak sungguh-sungguh!

Lihatlah penyesalan mereka: Kalaulah mereka dahulu (di dunia) menjadi muslim.  Alanglah baiknya (di dunia) dahulu kami dijadikan tanah saja (bukan manusia yang dipertanggungjawabkan). Ya Tuhan, kembalikan kami ke dunia untuk melakukan kebajikan (kerja-kerja baik atau tidak melakukan dosa)!

Namun begitulah, al-Quran sudah beratus-ratus tahun memberi peringatan kepada manusia, khasnya yang muslim mengenai zaman pembalasan dan penyesalan orang-orang yang ingkar.  Sekalipun jelas ancaman dan nasihat ini namun  banyak yang muslim pun bagai tidak ada bedanya dengan mereka yang nyata ingkar atau kafir terhadap Allah.

Jika diperhalusi, nyata Allah juga menyatakan mereka yang berfikir untuk beriman dan bersedia mengenai zaman pembalasan itu merupakan golongan minoriti!  Ya, beruntunglah jika kita berada dalam kelompok minoriti yang akan mendapat sebaik-baik kelegaan di akhirat sana.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan